Browsing all articles in featured

Menyelamatkan Lingkungan dengan Manajemen Pengolahan Limbah B3

Posted Posted by gemaputrabuana in featured     Comments Comments Off on Menyelamatkan Lingkungan dengan Manajemen Pengolahan Limbah B3
May
5

Hingga saat ini, limbah kimia bahan beracun dan berbahaya (B3) menjadi masalah besar bagi kita karena material limbah memberikan efek buruk terhadap lingkungan dan kesehatan. Hal ini disebabkan karena kurangnya perhatian dan pengetahuan mengenai manajemen pengolahan limbah. Pada dasarnya penanganan limbah bukanlah hal yang sulit dilakukan, namun demikian pelaksanaannya perlu kesungguhan dan niat untuk menyelamatkan kesehatan dan lingkungan kita.

Definisi limbah sendiri adalah produk buangan yang telah terpakai. Limbah ini bisa berasal dari pabrik, pertambangan, pertanian, medis, laboratorium, dll.

Sedangkan jenis limbah bisa merupakan bahan beracun dan berbahaya (B3) maupun limbah non B3. Limbah yang mengandung B3 ini tentunya harus mendapat perhatian khusus karena secara langsung maupun tak langsung dapat mencemari, merusak, termasuk membahayakan bagi linkungan hidup, kesehatan dan kelangsungan hidup manusia maupun makhluk hidup lain. Tingkat bahaya ini dapat diketahui dari material limbah berdasarkan sifat (misal air raksa/Hg), konsentrasi (misalnya tembaga/Cu) ataupun jumlahnya (misal fenol, arsen).

Limbah Berbahaya dan Beracun

Posted Posted by gemaputrabuana in featured     Comments Comments Off on Limbah Berbahaya dan Beracun
May
2

Limbah dari kegiatan industri yang menggunakan bahan B3 diidentifikasi akan menghasilkan buangan (limbah) yang juga mengandung B3 sehingga dapat diklasifikasikan sebagai Limbah B3.
Berbeda dengan penanganan bahan berbahaya dan beracun yang umumnya sudah dilakukan oleh setiap kegiatan industri, limbah B3 sebagai hasil ikutan dari kegiatan industri masih banyak yang belum terkelola dengan baik atau tidak dikelola sama sekali, seperti diikutkan bersama sampah domestik dibuang ke TPA sampah domestik.

I. Peraturan Pemerntah Nomor 19 tahun 1994 jo Nomor 12 tahun 1995
Untuk menekan terjadinya hal-hal yang kurang bertanggung jawab tersebut, pada tahun 1994 Pemerintah telah menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 tahun 1994 tentang Pengelolaan Limbah Berbahaya dan Beracun… Selengkapnya

 

Bahan Berbahaya dan Beracun

Posted Posted by gemaputrabuana in featured     Comments No comments
May
2

Bahan berbahaya dan beracun (B3) didefinisikan sebagai bahan yang karena sifat dan atau konsentrasinya dan atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan atau merusak lingkungan hidup, dan atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta mahkluk hidup lainnya (PP No. 74 tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun).

Sedangkan definisi menurut OSHA (Occupational Safety and Health of the United State Government) adalah bahan yang karena sifat kimia maupun kondisi fisiknya sangat berpotensi menyebabkan gangguan pada kesehatan manusia, kerusakan properti dan atau lingkungan.
Dari kata sifat dan kosentrasinya sudah dapat kita simpulkan bahwa bahan berbahaya dan beracun merupakan bahan kimia, baik bahan kimia organik maupun anorganik.
Menyadari akan pentingnya pengelolaan bahan berbahaya dan beracun (B3) di lingkungan industri dan atau kegiatan usaha lainnya, beberapa departemen yang terkait dengan upaya pengelolaan bahan berbahaya dan beracun (B3) di lingkungan industri dan atau kegiatan usaha lainnya, telah mengeluarkan panduan tentang pengelolaan dan klasifikasi bahan berbahaya dan beracun (B3) seperti :

I. Klasifikasi bahan B3 menurut Keputusan Menteri Kesehatan
Depkes RI melalui keputusan Menkes No. 453/Menkes/Per/XI/1983 telah memberi arahan mengenai bahan berbahaya beracun dan pengelolaannya.. selengkapnya

II. Menurut SK Menteri Perindustrian
Selain panduan yang diberikan oleh Depkes, Departemen Perindustrian yang terkait langsung dengan kegiatan di industri juga telah memberi arahan tentang bahan B3 dan cara pengelolaannya..selengkapnya

III. Bahan Kimia Berbahaya menurut Kep Menaker No. 187/1999
Bahan kimia berbahaya adalah bahan kimia dalam bentuk tunggal atau campuran yang berdasarkan sifat kimia dan atau fisika dan atau toksikologi..selengkapnya

IV. Peraturan Pemerintah

Menyadari bahwa dengan meningkatnya kegiatan pembangunan di berbagai bidang terutama di bidang industri dan perdagangan, terdapat kecenderungan semakin meningkat pula penggunaan bahan berbahaya dan beracun.
Walaupun saat itu sudah terdapat beberapa peraturan yang mengatur pengelolaan bahan berbahaya dan beracun, akan tetapi masih dirasakan belum cukup memadai terutama untuk mencegah terjadinya pencemaran dan atau kerusakan lingkungan hidup yang akan berdampak pada kesehatan manusia, dan makhluk hidup lainnya maka Pemerintah masih merasa perlu untuk menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun yang dapat digunakan sebagai arahan dalam pengelolaan bahan berbahaya dan beracun sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Untuk lebih menguatkan secara hukum agar kehati-hatian dalam pengelolaan bahan B3 di industri dan atau kegiatan usaha lainnya selalu terjaga, Pemerintah telah menetapkan arahan tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun melalui PP No. 74 tahun 2001..selengkapnya

Kontak Kami

Head Office :

Jl.Prepedan Dalam No.1 Kamal Kalideres, Jakarta Barat 11810
Telp : 021 55962566 , 021 98150004
Fax : 021 55962566

Workshop :

Jl. Kampung Kelor Rt 07/02 Kec. Sepatan Kab. Tangerang No. 88
Telp : 021 59370420
Fax : 021 59370420

E Mail :
informasi : info@gemaputrabuana.com

For Fast Respond :
Marketing

Administrasi :
Keuangan

Delivery :
Pengiriman